I am in a pursuit, I am in the chase. I am in a journey, I am finding
for something. This part of adventure people called life. How it’s more
thrilling than roller-coasters, how the hills, the G-force effect last
longer than the craziest roller-coaster ever built.
I realize how the word “never” means a really strong commitment, and
the word “forever” is so ambiguous and sometimes delusional. I realize
that “change” will never took just one night, just one single rotation
of our beloved planet Earth.
Change is a long, long journey. And sometimes, you just never realize if you have changed, or gone astray. So, watch yourself.
And I need to restate, change is indeed, not an instant process. No
revolution changed everything in one day, no. Even when people declare
their revolution, no, not yet. Still, there’s a long way you have to go
through.
Kenapa permen harus manis??? Biar enak! Tapi kalo semua permen manis dan enak, pasti bosen! Sama seperti alphabet, jikalau semuanya huruf "A" pasti gak berguna! Harus ada yang lain! Begitupun permen! Ada yang asin, asam, jengkol, stroberi dan yang lainnya! Dan satu musuh utama manis, pahit!!!! Bayangkan, jika rasa manis berkuasa! Dunia akan hancur! Karena itu, harus ada permen pahit! Pembela keadilan dan kebebasan! And, that's me!!!!!
15 Feb 2013
The Dynamics Of The Giant Roller Coaster We All Ride
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
8:56:00 PM
Tidak ada komentar:
12 Jan 2013
Randoms 2
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
9:14:00 PM
Tidak ada komentar:
Randoms
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
9:12:00 PM
Tidak ada komentar:
1 Nov 2012
Selamat Tinggal Blog Ini
Selamat tinggal blog ini. Akan kuhapus dalam waktu yang cepat. Maaf bilamana semua berubah begitu cepat. Maaf buat pembaca-pembaca yang mungkin janjiku pada kalian tidak bisa kutepati. Maafkan aku yah. Aku pindah kok. Check to radpirbadi.tumblr.com!
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
7:30:00 PM
Tidak ada komentar:
10 Mar 2012
Accorded Lane?
Emosi, pikiran, konsentrasi. Semuanya campur aduk. Berlari di jalur ambigu. Berkabut. Tetapi di kabut ini tetap dipendari cahaya. Cahaya terang dan hangat.
Aku bingung. Seribu tanda tanya turun menghujan. Melesat dan mengembang di depan wajah. Terkadang dengan penekanan-penekanan yang menyindir. Terkadang terlalu membelit sehingga aku enggan menjawab.
Aku sempat tersandung. Luka. Darahku pun sempat mengalir. Merah dan mengering.
Dia. Dia itu masih misteri. Misteri karena aku tak bisa membongkar waktu untuk menjawabnya. Dia juga menjadi salah satu alasan datangnya hujan tanda tanya.
Sejauh apakah aku telah berlari didalam kabut? Beberapa bagian dari diriku mungkin sedang terbengkalai. Tenggelam di dalam kabut. Ketidakjelasan. Aku ingin berteriak. Namun perasaan itu mereda.
Dia lagi. Datang lagi. Matanya mentransimisikan jutaan kata. Mataku pun pernah berusaha membalas. Menyiarkan jutaan ungkapan yang masih belum dipancarkan.
Aku berlari kembali. Aku sadar. Aku harus keluar dari kabut ini. Tidak semua cahaya akan membawa keindahan. Aku harus mengendalikan cahaya itu. Aku harus maju.
Aku bingung. Seribu tanda tanya turun menghujan. Melesat dan mengembang di depan wajah. Terkadang dengan penekanan-penekanan yang menyindir. Terkadang terlalu membelit sehingga aku enggan menjawab.
Aku sempat tersandung. Luka. Darahku pun sempat mengalir. Merah dan mengering.
Dia. Dia itu masih misteri. Misteri karena aku tak bisa membongkar waktu untuk menjawabnya. Dia juga menjadi salah satu alasan datangnya hujan tanda tanya.
Sejauh apakah aku telah berlari didalam kabut? Beberapa bagian dari diriku mungkin sedang terbengkalai. Tenggelam di dalam kabut. Ketidakjelasan. Aku ingin berteriak. Namun perasaan itu mereda.
Dia lagi. Datang lagi. Matanya mentransimisikan jutaan kata. Mataku pun pernah berusaha membalas. Menyiarkan jutaan ungkapan yang masih belum dipancarkan.
Aku berlari kembali. Aku sadar. Aku harus keluar dari kabut ini. Tidak semua cahaya akan membawa keindahan. Aku harus mengendalikan cahaya itu. Aku harus maju.
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
8:59:00 AM
Tidak ada komentar:
25 Jan 2012
Freedom again. January 12
I should have to be free.
The way i live, the way i express anything. I should have to be free.
This night I will declare that I am free.
Free from the worrying.
You did bring positive things.
But it turned out to be a wrath.
I am breaking from it.
Until maybe one day I can control it.
The way i live, the way i express anything. I should have to be free.
This night I will declare that I am free.
Free from the worrying.
You did bring positive things.
But it turned out to be a wrath.
I am breaking from it.
Until maybe one day I can control it.
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
10:16:00 AM
Tidak ada komentar:
25 Nov 2011
Dunia Maya. Dunia Maya.
Terang benderang. Cahaya terang memancar dari panel ajaib didepan mata, Buat orang yang hidup seribu tahun lalu, ini adalah sihir. Mencari sesuatu, keluar 2 juta hasil dalam waktu 2 detik?
Internet seperti sihir. Atau memang sihir zaman modern? Wujud sihir yang sebenarnya? Evolusi teknologi. Revolusi gaya hidup budaya manusia.
Berkirim surat menghabiskan waktu yang sangat lama. Menunggu balasan, butuh 2 minggu. Sekarang kirim kata sampai seribu cuma butuh waktu sepuluh detik.
Dunia maya. Dunia baru. Belum ada tentara dari negeri manapun yang pernah menaklukannya. Jiwa-jiwa independen berkreasi sebebas yang mereka mau. Hacker-hacker, para pendekar dunia maya, menjaga dari balik bayangan. Kadang mereka juga menyerang. Dunia maya juga hitam putih.
Dunia maya. Kadang kita hidup disini. Mendapatkan hal-hal baru. Menarik, asyik. Lupa waktu. Sampai sadar kalo jam sudah pergi jauh. Ah. Apa tak usah lagi bermain ke Dunia Maya?
Internet seperti sihir. Atau memang sihir zaman modern? Wujud sihir yang sebenarnya? Evolusi teknologi. Revolusi gaya hidup budaya manusia.
Berkirim surat menghabiskan waktu yang sangat lama. Menunggu balasan, butuh 2 minggu. Sekarang kirim kata sampai seribu cuma butuh waktu sepuluh detik.
Dunia maya. Dunia baru. Belum ada tentara dari negeri manapun yang pernah menaklukannya. Jiwa-jiwa independen berkreasi sebebas yang mereka mau. Hacker-hacker, para pendekar dunia maya, menjaga dari balik bayangan. Kadang mereka juga menyerang. Dunia maya juga hitam putih.
Dunia maya. Kadang kita hidup disini. Mendapatkan hal-hal baru. Menarik, asyik. Lupa waktu. Sampai sadar kalo jam sudah pergi jauh. Ah. Apa tak usah lagi bermain ke Dunia Maya?
ditulis dengan cucuran keringat oleh
permen pahit
pada waktu,jam,detik
8:43:00 AM
Tidak ada komentar:
Langganan:
Postingan (Atom)